Jumat, 07 Desember 2012

Untukmu


aku duduk di tempat  yang paling sudut
aku melihatmu masuk dari tempatku berada
aku melihat ekspresi kesedihan melalui bola matamu yang bulat
aku melihat raut wajahmu yang membuat hatiku bergejolak

aku melihatmu menepuk nepuk kedua tanganmu tapi tak terdengar
aku melihatmu mengucapkan syair sebuah lagu tapi tak tau apa yang kau ucapkan
karena....
yang terdengar hanyalah suara gitar yang di petik oleh kakakmu

ku melihatmu duduk dengan mata kosong
ku melihat kakakmu memaksamu untuk bernyanyi
tapi…
yang kulihat secara keseluruhan
adalah dirimutak nyaman dengan apa yang kau dan kakakmu lakukan

kehidupan…
membesarkanmu untuk melalui hal seperti itu
kehidupan yang harus dijalani tanpa adanya penolakan karena dirimu yang masih kecil…

saat ku melihatmu
aku tak tahu apa yang harus kulakukan
yang dapat kulakukan saat ini…
bila aku selalu ingat dirimu lagi…
ku kirimkan doa..mudah2an dirimu memiliki kejembaran hati melalui semua perjalanan ini
mudah2an dirimu tak menyalahkan kehidupan yang membesarkanmu
mungkin ini akan menjadi bekal untuk dirimu kelak kau dewasa
dan mengerti rahasia kehidupan yang sebenarnya..

karena..
yang kulihat dari dirimu dibalik wajahmu yang tanpa ekspresi dan pakaianmu yang lusuh
adalah…
seorang anak kecil yang sangat manis dengan wajah yang selalu tersenyum dan sangat periang…
ekspresi yang mengingatkanku pada salah satu keluargaku

bersaudara tapi berbeda kehidupan


oya.....kupikir usiamu antara 4-6 tahun..(kutulis puisi ini untukmu sambil berurai air mata,mengenang wajah polosmu yg lugu...yg belum mengerti artinya kehidupan...)...yach....aku langsung jatuh cinta dan sayang padamu.....sebagai makhluk ciptaan-NYA

mungkin dirimu memiliki jiwa yang sama dengannya..yang membuatku jatuh hati kepadamu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar